Tidak semua tanggapan positif. Sebagian warganet menganggap fenomena ini berlebihan. Namun, Kak Hanum menyambut kritik dengan kepala dingin. "Setiap orang punya cara bahagianya masing-masing. Saya hanya berbagi pengalaman," katanya.
Related search suggestions:
Content created for and by Indonesian audiences can have implications for cultural expression, social norms, and community building. Kak Hanum Belajar Dua Jari Dan WOT Guling HOT51 - INDO18